Langsung ke konten utama

Cara Bekerja Dan Dikuranginya Dosa


Apa sih yang kita cita-citakan atau apa sih tujuan kita kenapa mau susah-susah untuk bekerja? Yang Alila tau standar tujuan manusia biasanya sih pingin punya kehidupan yang nyaman, Rumah, kendaraan, pakaian, jalan-jalan, dan lain sebagainya yang bersifat kenikmatan duniawi.
.
Tapi pernah gak berazam, bahwa kita bekerja ya sebagai bentuk ibadah saja sama Allah ta'ala. pernah? kalo pernah itulah tujuan bekerja yang benar. Niat Bekerja karena ibadah dan RidhoNya.
.
Karena memang Allah ciptakan manusia untuk beribadah. Maka niat kerja kita pun untuk beribadah. Agar yang kita terima bukan hanya hasil duniawi yang bersifat sementara, melainkan Ridho Allah Ta'ala yang menjadikan keselamatan hidup di Dunia dan akhirat.
.
Rugi banget, kalo kita hanya mendapat duniawi dari hasil kerja kita. Padahal sama-sama kerja dan sama-sama capek. Jadi, mulai sekarang jadikan pekerjaan mu itu fii sabilillah ya Dear..
.
#SemangatFiisabiiLilLaah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dompet Untuk Fakir Miskin

Potret Ibu Kota sejatinya kita kenal dengan segala kemegahannya. Tentang gedung-gedung yang menjulang tinggi, tentang akses transportasi yang menunjang kehidupan, dan tentang segala sesuatu yang mudah didapatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta kemegahan-kemegahan lainnya. . Namun, jika kita menilik lebih dalam, tak dapat dipungkiri Ibu Kota masih menyisakan segala keterbatasannya. Terutama tentang potret kehidupan masyarakatnya. Faktanya, masih ada dari mereka yang tinggal di Ibu Kota hidup dalam garis kemiskinan atau masuk ke dalam keluarga "belum sejahtera". . Di bulan Ramadhan ini, Pemprov DKI menggandeng lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap untuk turut membantu pemerintah memberikan layanan makanan gratis kepada penduduk Jakarta yang masih hidup dalam garis kemiskinan atau "belum sejahtera". Untuk memastikan tidak ada lagi masyarakat yang merasa lapar apalagi merasakan lapar di saat berbuka puasa. . Melalui program "Berbuka Bersama Jakarta Baha...

Larangan Muhaqalah, Muzabanah, Mukhabarah

Telah menceritakan kepada kami Ziyad bin Ayyub Al Baghdadi, telah mengabarkan kepada kami Abbad bin Al 'Awwam ia berkata; Telah mengabarkan kepadaku Sufyan bin Husain dari Yunus bin Ubaid dari 'Atha` dari Jabir bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang muhaqalah, muzabanah, mukhabarah dan tsunya kecuali jika diketahui. Abu Isa berkata; Hadits ini hasan shahih gharib dari jalur ini dari hadits Yunus bin Ubaid dari 'Atha` dari Jabir. HR. Tirmidzi