Langsung ke konten utama

Jodoh Cerminan Diri


Seperti apakah akhlak pasangan ku nanti?
.
Mungkin banyak dari kita yang bertanya-tanya seperti apakah jodohku?
Ganteng nggak ya? Pengertian nggak ya? Orang jauh, atau orang dekat? Apakah agamanya bagus? Akhlaknya baik? Orangnya rajin, atau males?
.
Dear.. Jodoh adalah cerminan diri.
Allah berfirman dalam Al-Qur'an :
“Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang .baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik."[Qs. An Nur:26]
.
Jadi, jodoh itu cerminan dirimu, bukan cerminan wajahmu. Tak perlu sibuk memvermak wajah agar tampil cantik, atau merubah penampilan agar terlihat menarik demi mendapatkan jodoh yang sempurna. Jika kamu mau yang baik, maka perbaikilah dirimu, bukan hanya fisikmu.
.
Gak perlu muluk2 menstandarkan kriteria. Cukuplah dirimu menjadi- sebelum kamu mencari. Cari ilmu, jika kau ingin dia berilmu. Perbaiki habitsmu jika kau ingin kebiasaan pasanganmu nanti baik. Percantik akhlakmu, jika kau ingin si dia berakhlak mulia. Percaya deh, pasti Allah akan mendatangkan yang sepadan untukmu. 😊
.
#PantaskanDirimu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dompet Untuk Fakir Miskin

Potret Ibu Kota sejatinya kita kenal dengan segala kemegahannya. Tentang gedung-gedung yang menjulang tinggi, tentang akses transportasi yang menunjang kehidupan, dan tentang segala sesuatu yang mudah didapatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta kemegahan-kemegahan lainnya. . Namun, jika kita menilik lebih dalam, tak dapat dipungkiri Ibu Kota masih menyisakan segala keterbatasannya. Terutama tentang potret kehidupan masyarakatnya. Faktanya, masih ada dari mereka yang tinggal di Ibu Kota hidup dalam garis kemiskinan atau masuk ke dalam keluarga "belum sejahtera". . Di bulan Ramadhan ini, Pemprov DKI menggandeng lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap untuk turut membantu pemerintah memberikan layanan makanan gratis kepada penduduk Jakarta yang masih hidup dalam garis kemiskinan atau "belum sejahtera". Untuk memastikan tidak ada lagi masyarakat yang merasa lapar apalagi merasakan lapar di saat berbuka puasa. . Melalui program "Berbuka Bersama Jakarta Baha...

Larangan Muhaqalah, Muzabanah, Mukhabarah

Telah menceritakan kepada kami Ziyad bin Ayyub Al Baghdadi, telah mengabarkan kepada kami Abbad bin Al 'Awwam ia berkata; Telah mengabarkan kepadaku Sufyan bin Husain dari Yunus bin Ubaid dari 'Atha` dari Jabir bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang muhaqalah, muzabanah, mukhabarah dan tsunya kecuali jika diketahui. Abu Isa berkata; Hadits ini hasan shahih gharib dari jalur ini dari hadits Yunus bin Ubaid dari 'Atha` dari Jabir. HR. Tirmidzi